Mhs (peserta pendidikan) Program Kuliah Karyawan (Hybrid) merupakan orang yang telah kerja demikian pula orang yang belum bekerja.
Para mhs ini senantiasa kompak serta saling membantu menyelesaikan kerumitan masing2 . Baik kerumitan dlm karir, akademik, finansial (pendapatan), demikian pula persoalan lainnya. Juga dgn lulusannya, memiliki ikatan yg kuat untuk saling membantu sesama lulusannya.
Selama ini mahasiswa/i yang belum kerja, akan memperoleh kerja dari sesama mhsnya demikian pula lulusannya, terpenting rekan-rekan mahasiswa/i yang telah bekerja (sebagai pemilik toko, pegawai negeri sipil, wiraswasta, pengendali perseroan, karyawan, dsb).
Tetapi dewasa ini mahasiswa/i yg telah memiliki pekerjaan, senantiasa dapat mengembangkan karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka mendapatkan penyempurnaan karir dan penyempurnaan penghasilan dari rekan-rekan mahasiswa/inya.
Jawaban Cerdas
Jadi, bagi masyarakat yg belum memiliki pekerjaan serta relatif kesulitan dlm memperoleh kerja. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Program Kuliah Karyawan (Hybrid) ini merupakan jawaban tepat untuk mendapatkan karir. Adalah mengembangkan pengalaman melalui mereka (rekan-rekan mahasiswa/inya) yg telah kerja, serta akhirnya memperoleh kerja dari sesama mhsnya demikian pula dari lulusan atau pihak lainnya. juga meninggikan pendidikan tinggi formalnya ke jenjang yang lebih tinggi (S-1 (Sarjana) atau D3 (Diploma Tiga) atau S-2 (Pascasarjana/Magister)) di Universitas Boyolali.
Bagi masyarakat yang telah bekerja serta relatif kesulitan di dlm meninggikan karir serta meninggikan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Program Kuliah Karyawan (Hybrid) ini merupakan jawaban tepat untuk mengembangkan diri. Adalah meninggikan pendidikan tinggi formalnya juga mengembangkan pengalaman, karir, serta penghasilan.
Penjelasan singkat mengenai P2K / PKK (Program Kuliah Karyawan, Program Kuliah Karyawan)
Sesuai Undang-Undang SISDIKNAS pd Pasal 5 ayat (5) bahwa "Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.". Tetapi dewasa ini diantara warga negara terdapat masyarakat yg mempunyai waktu luang terbatas (terpenting pekerja / pegawai). Juga terdapat sebagian warga negara yg memiliki keterbatasan kekuatan finansial (pendapatan).
Demikian juga atas dasar perintah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 pada Pasal 19 ayat (2) tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dgn Sistem Terbuka". Kemudian pd Penjelasan UURI terkait tercantum : "Peserta didik dapat belajar sambil bekerja."
Dan "Seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yg merupakan salah satu tujuan negara Indonesia." merupakan perintah UUD 45 pd pasal 31 ayat (3).
Arah dan Tujuan melaksanakan Program Kuliah Karyawan ini
Untuk menunaikan amanat UUD 45 pd Pasal 31 dan UU-RI No.20 Th.2003 tsb Perguruan Tinggi Swasta tersebut mengadakan Program Kuliah Karyawan (Hybrid) ini juga menunaikan KOMITMEN SOSIAL. Antara lain dng memberi kesempatan segenap masyarakat lulusan SMA/K, D1, D2, D3, S-1 / Sarjana atau setaraf, dsb, baik yg mempunyai waktu luang terbatas demikian pula memiliki keterbatasan kekuatan finansial (pendapatan), untuk meneruskan pendidikan (atau pindah program studi/jurusan) ke program S-1 (Sarjana) atau D3 (Diploma Tiga) atau S-2 / Pascasarjana pada program studi/jurusan yang diinginkan, secara layak dan berkualitas berdasarkan keunggulan masing2 Perguruan Tinggi Swasta tersebut. Juga Uang kuliahnya (silakan klik) dikalkulasi sedemikian rupa dgn pertimbangan masak-masak sehingga bisa meringankan mahasiswa/i, dikarenakan selain dipermudah dng subsidi silang, demikian juga diterapkan bantuan fasilitas kredit uang studi tanpa bunga dan tanpa agunan, agar dapat diangsur bulanan sebagaimana kekuatan uang/finansial calon mahasiswa.
Dikarenakan dilaksanakan dgn profesional, sistem pendidikan tinggi Program Kuliah Karyawan layak bagi karyawan yg sibuk dgn karirnya demikian pula bagi yg bukan karyawan. Selain perkuliahan tatap muka langsung dng guru besar (dosen) di dalam ruang kelas, juga menerapkan beraneka macam metode efektif melalui tugas individual/kelompok yang terarah serta komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mahasiswa/i dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tepat waktu sesuai masa studinya.
Kompetensi dasar lulusan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Karyawan (Hybrid) adalah mempunyai kualitas serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian pula moral; dapat menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa pengetahuan senantiasa maju dan berkembang; dapat menelusuri serta mengambil informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat senantiasa belajar.
Lulusan Program Kuliah Karyawan dibekali dng pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan keterampilan untuk mengelola tim/organisasi secara sempurna pada bidang yg sebagaimana keilmuannya; keahlian bekerjasama di dlm tim, keahlian memahami ilmu serta pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu sesuai dgn bidang keahliannya, beserta dibekali dng keahlian untuk menerapkan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya.
Lulusan Program Kuliah Karyawan memiliki keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar demikian pula terapan; dapat mengembangkan kajian-kajian teoritis konsepsional terkini; memiliki keahlian profesional serta cara pandang yang sempurna, dan keahlian penguasaan teori yg kuat beserta terapannya; serta dapat meninggikan sikap mental profesional yg berorientasi pada penuntasan solusi persoalan berdasarkan alur berpikir-sistem.
Lulusan Program Kuliah Karyawan ditujukan menjadi Sarjana (Srata Satu / S1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D3) dan Magister/Master (Srata Dua / S2) berdasarkan dng program studi/jurusannya, yg dapat meninggikan identitasnya dgn pembekalan ilmu, teknologi, serta seni, sehingga dapat membereskan persoalan beserta mengembangkan ilmu serta pengetahuannya.
Lulusan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Karyawan (Hybrid) juga dapat aktif berperan-serta pada kelompok kerja; dapat berkomunikasi dgn para pakar pada keilmuan yang tdk sama serta menerapkan bantuan mereka; dapat menerapkan secara efektif sumber-sumber daya yg ada; dapat memulai rintisan pembentukan unit bisnis mandiri sesuai dgn bidang keahliannya, dapat mengikuti perkembangan baru pada bidang keahliannya, mengadakan penelitian, atau mengikuti program studi/jurusan di tingkat lebih lanjut.
Kompetensi lulusannya dlm menangani tiap persoalan, dapat mengungkap struktur serta inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penuntasannya; mengetahui dan bisa menerapkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu; cakap serta terampil sebagaimana keilmuannya; bisa menyelesaikan persoalan secara logika, menerapkan data/informasi yg tersedia; dapat menerapkan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yg tidak/kurang jelas; dapat mandiri di dlm karier dan berupaya.
Tags: meningkatkan, penghasilan, karir, mendapat, pekerjaan, baru, program, kuliah, karyawan, hybrid, boyolali, jateng, lowongan, meningkatkan penghasilan, program kuliah, kuliah lowongan, karir boyolali, kerumitan masing2 baik, kerumitan dlm, akademik, p2k hybrid, hybrid merupakan, masyarakat, lulusan sma, k, d1 d2 d3, s sarjana, setaraf, dasar lulusan program, s1 d3, s2, kuliah karyawan hybrid, srata dua, berdasarkan dng program, studi jurusannya